Thursday, December 2, 2021
HomeOlahragaOle Gunnar Solskjaer Memiliki Blueprint di Laga Derby

Ole Gunnar Solskjaer Memiliki Blueprint di Laga Derby

Menjelang derby Manchester pada Sabtu malam saat Man United berhadapan dengan Man City di Old Trafford pada lanjutan Liga Premier Inggris.

- Advertisement -

Menjelang derby Manchester pada Sabtu malam saat Man United berhadapan dengan Man City di Old Trafford pada lanjutan Liga Premier Inggris.

Ole Gunnar Solskjaer Sudah diketahui secara jelas bahwa secara taktis kalah jauh dibanding dengan Pep Guardiola.

Bos Manchester United dilihat dari head-to-head melawan Pep Guardiola benar-benar mempunyai hasil yang tidak memuaskan dan sedang tidak mempunyai kepercayaan akibat imbang dari hasil champions menjelang pertandingan Derby Mancester.

Sementara Manchester City telah memenangkan banyak pertandingan besar yang tak terhitung jumlahnya tanpa perlawanan dari United selama hampir tiga tahun masa jabatan Solskjaer, pada kesempatan ini, Ole akan membuktikan pada derby Manchester, dimana ia akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dari pelatih Norwegia itu, untuk mendapatkan pengakuan bahwa dia masih layak untuk menjadi pelatih Mancester United, Gengsi dan kehormatan dipertaruhkan dalam derby mancester.

Solskjaer telah bertemu Guardiola dalam delapan pertandingan, selama masa jabatannya di United, dan dia memenangkan empat di antaranya dan seri satu kali.

premier-league-manchester-derbies
image source theanalyst.com

Setiap kemenangan yang telah diamankan United melawan City di bawah kepemimpinan Solskjaer, telah diperoleh dari serangan balik yang berbahaya serta prediksi kemenangan rata-rata The Reds dari kemenangan derby Manchester itu hanya 32 persen. Selebihnya City lebih diunggulkan.

Terlepas dari statistik, dalam pertandingan sebesar itu, hasil adalah satu-satunya hal yang sangat penting untuk diperoleh Solskjaer.

Solskjaer harus menghadapi kenyataan yang tidak menyenangkan bahwa dia tidak dapat menerapkan sepak bola menyerang yang kohesif dan cair musim ini – itu karena kegagalan taktisnya sendiri. United memiliki pemain kelas dunia dan kualitas yang berlimpah di seluruh lapangan, namun visi Solskjaer tampak sama efektifnya dengan rencana pemerintah Inggris yang tidak kompeten untuk mengatasi pandemi pada awal krisis tahun lalu.

United tampak merubah strategi pada pertandingan pada akhir pekan di Liga Premier, ketika memainkan lima pemain bertahan di belakang, meskipun melawan tim Tottenham yang tidak sedang dalam kondisi yang bagus yang dipimpin oleh Nuno Espirito Santo yang bernasib buruk dan akhirnya digantikan oleh Antonio Conte, bagaimanapun, sistem atau taktik yang diterapkan Ole memungkinkan kesempatan untuk mendapatkan kemenangan pada Derby Mancester pada hari sabtu pukul 19.30 WIB. .

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments